Proses Pembangunan Gereja Santo Paulus – Part 2
Setelah bekisting untuk plat lantai siap, maka proses berikutnya adalah proses pengecoran plat lantai.

Pada beberapa tempat, pengecoran dilakukan secara manual. Tampak tukang-tukang berjajar untuk mengoper beton hasil adukan dari mixer
Untuk bagian talang atas, direncanakan menggunakan talang beton. Atap keliling pada perimeter bangunan gereja akan ditampung oleh talang tersebut untuk kemudian disalurkan turun kebawah.
RANGKA ATAP
Ketika balok-balok pada perimeter atas telah selesai, maka tahapan berikutnya adalah rangka atap. Struktur rangka atap didesain menggunakan rangka kuda-kuda cremona. Dengan satu arah kemiringan saja, yaitu ke depan. Sedangkan untuk bagian sayap gereja akan menggunakan pipa besi sebagai rangkanya.
Kuda-kuda utama duduk pada pedestal beton yang telah tersedia. Nampak pada gambar di atas gording kanal C juga sudah mulai disetel.
Sampai pada tahapan ini, waktu telah bergulir hingga akhir tahun yaitu Desember 2004.



















Mas Erwin,makasih artikelnya sangat informatif. Sangat bermanfaat bagi orang awam karena saya tahu detil dari proses pembangunan suatu gedung bertingkat.
Sama sama, Pak Adriano.. semoga informasinya dapat berguna bagi anda..