Salak Tree

2009 Januari 25
by erwin4rch

Tentunya kita semua sudah mengetahui yang namanya buah Salak. Rasanya manis, dan enak di mulut. Tapi apakah kita sudah mengetahui seperti apa pohon salak?

Pada suatu kesempatan di sekitar Kaliurang, Jawa Tengah.  Ketika itu penjual salak berjajar di sepanjang tepi jalan. Uniknya lagi, lahan tempat pohon salak itu tumbuh berada tepat di sisi kiri dan kanan jalan, dan itu terdapat di sepanjang jalan yang ada.

Maklum dasar orang kota. Saya tidak pernah melihat yang namanya pohon salak. Jadi ketika yang lain sibuk tawar menawar harga, saya  justru ngacir ke kebun belakang dengan rasa penasaran. Seperti apa pohon salak? Lalu buahnya tumbuh di sebelah mananya?

Penasaran juga?

Nah, dengan foto berikut akhirnya pertanyaan saya terjawab.

img_0515_resize

Salak Tree, ternyata seperti palem tapi dengan duri yang lebih banyak

img_0509_resize

Salak Tree

img_0513_resize

Buahnya keluar di bagian bawah pohon

img_0514_resize

Salak mini. Unik, tumbuhnya menggerombol

img_0511_resize

Nyaam... Salak. Tapi masih kecil.

Setelah saya dicari-cari yang lain (karena tiba-tiba menghilang) maka saya pun segera kembali. Setidaknya sekarang saya sudah lihat yang namanya pohon salak dari dekat. Saya pun bersiap-siap untuk pulang.

Tentunya setelah memborong salak  satu kantung plastik penuh..

2 Tanggapan leave one →
  1. 2009 Januari 26

    Waktu aku n Chris dan tentunya teman2 yg lain ke Donomulyo kami juga jalan2 ke kebun salak dan petik2 sendiri buahnya…… Tapi waktu dibilangin bahwa di kebun salak banyak ularnya langsung kami ambil langkah seribu keluar kebun……. He he he he he…… :D

  2. 2009 Januari 27
    erwin4rch permalink

    @Carlos :
    Asal jangan salah petik aja.. nanti malah pegang kepala ular..
    Wehehe.
    Maklum, orang kota.. belum pernah lihat pohonnya jadi terasa unik ketika melihatnya.
    (Kasihan ya? Pohon salak aja ndak tau? Ck.. ck.. ck..)

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS