Serba Salah…?

2009 Mei 26
by erwin4rch

Suatu ketika, saya mendapatkan kesempatan untuk membantu renovasi hotel lama di luar kota Surabaya. Madiun tepatnya. Hotel tersebut cukup terkenal dan sudah ada sejak jaman Belanda. Saya tahu itu dari plakat kepemilikan yang ditempel di samping lobby resepsionis.
Ketika kami berdiskusi dengan owner, salah satu hal penting yang saya coba sampaikan adalah orientasi bangunan.

Sisi depan dari bangunan tersebut akan digunakan sebagai cafe. Masalahnya, salah satu dari sisi cafe tersebut menghadap ke arah timur. Sisi dimana cahaya matahari pagi akan memandikan cafe tersebut dengan sinarnya.
Kebetulan juga, pemiliknya menghendaki agar interior cafe tersebut dapat terlihat dari luar. Tujuannya, agar aktivitas di dalam cafe dapat menjadi magnet bagi mereka yang berada di luar. Mereka yang melewati jalan di depan hotel ini, diharapkan akan tertarik bila melihat “showcase” kaca cafe ini. Tentunya, mereka diharapkan mampir ke cafe setelah “proses tertarik” itu.
Gabungkanlah kata showcase kaca dan matahari pagi, maka anda akan mendapatkan mimpi buruk berupa panas ruangan yang seperti neraka di pagi hari.
Sebagai seorang arsitek, saya mencoba memberikan pengertian tersebut kepada pemilik. Tentunya hal itu saya sampaikan dalam bentuk desain pengolahan massa dan facade agar ia mudah membacanya.
Entah mengapa, berbagai solusi yang saya coba tawarkan selalu tidak cocok dengan owner. Berbagai macam desain yang saya usulkan, ujung ujungnya selalu kembali lagi kepada desain awal. Full kaca.
Waktu yang sempit membuat si pemilik mengambil keputusannya semula. Full kaca.Sebuah showcase besar disediakan untuk memajang kegiatan cafe di dalamnya. pemilik puas, hatinya pun senang. Saya juga senang karena tidak harus pulang balik Surabaya – Madiun lagi. 4 jam sekali perjalanan cukup melelahkan.

8 bulan berlalu. Ketika itu, telepon genggam di saku saya berdering. Ringtone Mozart Sonata in C minor berbunyi memanggil-manggil. Ketika saya angkat, sayup sayup terdengar pertanyaan dari si pemilik cafe yang dahulu saya bantu desainnya :

“Pak….. cafe saya kalau pagi kok panas ya?”

Saya tak bisa berkata apa-apa lagi…

2 Tanggapan leave one →
  1. 2009 Mei 27

    hahaha .. nanati klo sy udah jd arsitek sy record semua aktivitas sy ah ..
    tus ntr klo ada apa2 dn sy disalahkan, jd sy pnya bukti nya .

    hehe

  2. 2009 Mei 27
    erwin4rch permalink

    Yah sekedar berbagai pengalaman saja. Intinya adalah kita tidak boleh pasif. Bila kita mengetahui sesuatu yang benar kita harus dapat menyampaikannya dengan baik kepada owner. (Tentang saran kita digunakan atau tidak, hal tersebut urusan belakangan). Yang terpenting adalah kita sudah menyampaikan hal tersebut beserta konsekuensinya kepada owner. Salam.

Tinggalkan Balasan

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS