Untung dan Rugi
Baru baru ini, saya bertemu dengan seorang klien. Ia cukup sukses. hingga kini kantor yang dikelolanya telah berhasil berkembang dengan baik. Umurnya sekitar 45an dengan paras wajah yang menunjukkan kematangan umurnya.
Ketika sedang berbicara seputar desain saya, ia memberi sedikit cerita yang membuat saya termenung. ceritanya demikian :
Orang orang jaman sekarang berbeda dengan dulu. dahulu, kita kalau bekerja, ada untung ada rugi. Ada masa dimana kita bisa mendapatkan untung yang baik. ada pula masa dimana kita merugi.
Apa bedanya dengan sekarang? bedanya adalah ketika kita mengalami rugi. demikian paparnya. dulu bila mengalami rugi, servis yang baik terhadap klien tetap dilakukan. Karena nama baik yang dipertahankan. Pada masa sekarang, apabila rugi telah terlihat di depan mata, maka “kejelekan” kita akan keluar. Servis tidak lagi seperti yang seharusnya, mutu dan kualitas pekerjaan pun menurun.
Pada sudut pandang tertentu, perkataan di atas ada benarnya. saya kira pada kasus tertentu, para desainer yang bekerja di bidang jasa tentunya membutuhkan pengakuan akan prestasi mereka. Terlebih lagi yang mereka jual adalah jasa. barang yang tidak terlihat.
Saya kira semoga dapat memberi gambaran kepada anda sekalian, bahwa terkadang kita memang perlu “mengalah” dahulu untuk mencapai kemenangan.
Semoga berguna. Salam.









